AKP Gus Purwantoro Turun ke Kampung Rawan Narkoba di Dumai
Foto: ist
INTIREDAKSI24.COM, DUMAI – Kasat Resnarkoba Polres Dumai, AKP Gus Purwantoro, S.H., M.M., terus menunjukkan keseriusannya dalam memerangi peredaran narkoba. Tak hanya mengandalkan penindakan terhadap pelaku, ia juga turun langsung membangun kesadaran masyarakat di kawasan yang dinilai rawan penyalahgunaan narkotika.
Minggu (25/10/2026), sekitar pukul 04.45 WIB, AKP Gus Purwantoro bersama dua personel Satresnarkoba Polres Dumai mendatangi Masjid Baitut Thoyyibin, Jalan Jawa, Kelurahan Laksamana, Kota Dumai.
Kehadirannya bukan sekadar menunaikan sholat Subuh berjamaah. Ada misi besar yang dibawa, yakni memutus mata rantai narkoba dengan melibatkan langsung masyarakat di kawasan rawan.
Usai sholat Subuh berjamaah, AKP Gus Purwantoro berdialog dengan jamaah, tokoh agama, dan masyarakat setempat. Ia menyampaikan edukasi tentang bahaya narkoba sekaligus mengajak warga meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari Rencana Aksi 1 (Ren Aksi 1) Satresnarkoba Polres Dumai dalam mendorong perubahan kawasan rawan narkoba menjadi Kampung BERSINAR (Bersih dari Narkoba).
AKP Gus Purwantoro tidak ingin upaya pemberantasan narkoba hanya berhenti pada penangkapan. Pencegahan harus diperkuat agar masyarakat, terutama generasi muda, tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.
Melalui dialog langsung, masyarakat diajak berperan aktif menjaga lingkungan dan tidak memberikan ruang bagi aktivitas peredaran narkoba.
Kehadiran Kasat Resnarkoba di tengah jamaah Subuh sekaligus memperlihatkan bahwa perang terhadap narkoba harus menyentuh lingkungan masyarakat, bukan hanya dilakukan melalui operasi kepolisian.
Jalan Jawa yang menjadi perhatian dalam program transformasi kampung rawan narkoba diharapkan mampu berubah menjadi lingkungan yang aman dan bersih dari penyalahgunaan narkotika.
Bagi Satresnarkoba Polres Dumai, keterlibatan tokoh agama, pemuka masyarakat, dan warga menjadi kekuatan penting untuk mencegah peredaran narkoba sejak dari lingkungan terdekat.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 05.30 WIB tersebut berjalan aman dan tertib, kemudian diakhiri dengan foto bersama jamaah.
Langkah AKP Gus Purwantoro membawa pesan kuat: bandar narkoba harus diberantas, pengguna perlu dipulihkan, dan masyarakat tidak boleh tinggal diam menghadapi ancaman narkotika.
"Pulihkan Pengguna, Berantas Mata Rantai Bandar Narkoba, Polisi Bersama Masyarakat." (*)
Komentar Via Facebook :