Kapolsek Bukit Kapur Boy Setiawan, Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks, Narkoba dan Bullying

Kapolsek Bukit Kapur Boy Setiawan, Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks, Narkoba dan Bullying

Foto: ist

INTIREDAKSI24.COM, DUMAI – Masa depan pelajar tak boleh rusak akibat narkoba, hoaks, maupun aksi bullying. Pesan tegas ini disampaikan Kapolsek Bukit Kapur, AKP Boy Setiawan, S.A.P., M.Si., saat turun langsung memberikan edukasi kepada siswa SMP Negeri 5 Bukit Kapur, Kota Dumai, Senin (19/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas sekolah tersebut merupakan bagian dari program POLIDIK (Polisi Peduli Pendidikan) yang bertujuan membentengi generasi muda dari kenakalan remaja dan pelanggaran hukum.

Di hadapan para siswa, AKP Boy mengingatkan bahwa media sosial harus digunakan secara bijak. Pelajar diminta tidak mudah percaya, apalagi ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Tak kalah penting, Kapolsek menyoroti ancaman narkoba yang dapat merusak kesehatan dan menghancurkan cita-cita generasi muda. Ia juga mengingatkan adanya risiko penyalahgunaan narkotika melalui vape.

"Jangan pernah mencoba, memakai, apalagi mengedarkan narkoba. Sekali terjerumus, masa depan, kesehatan, dan cita-cita dapat hancur," tegas AKP Boy.

Kapolsek juga mengingatkan agar tidak ada siswa yang terlibat bullying, baik sebagai pelaku maupun pendukung. Menurutnya, sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh pelajar.

Persoalan tertib berlalu lintas turut menjadi perhatian. AKP Boy meminta pelajar mematuhi aturan keselamatan di jalan.

"Helm bukan untuk menghindari tilang, tetapi untuk melindungi nyawa," pesannya.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.20 WIB itu turut dihadiri Kepala SMPN 5 Bukit Kapur Husni, S.Pd., M.Pd., Kanit Lantas IPTU Marson Pangihutan Simbolon, S.E., jajaran personel Polsek Bukit Kapur, serta para guru.

Melalui program POLIDIK, Polsek Bukit Kapur berupaya menanamkan disiplin, kesadaran hukum, dan tanggung jawab kepada pelajar sejak dini.

Kehadiran polisi di sekolah bukan sekadar memberikan sosialisasi, tetapi membawa pesan penting: jangan biarkan pergaulan negatif merampas masa depan generasi muda.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.00 WIB dengan aman dan tertib. (*)

 

Komentar Via Facebook :